seberang stasiun kota (dahulu bernama Stationplein 1, Binnen Nieuwpoortstraat sekarang lebih dikenal sebagai setasiun Beos) yaitu di gedung bergaya art deco bernama Nederlandsche Handel-Maatschappij (NHM) yang jg dikenal dengan nama factorij yang saat ini disebut sebagai Museum Bank Mandiri. Gedung bank kolonial belanda ini dirancang oleh J.J.J de Bruyn dan A.P van der Linde dan dibangun pada tahun 1929 oleh Biro Konstruksi NV Nedam serta diresmikan pada tanggal 14 Januari 1933 oleh C.J Karel van Aalst, presiden NHM ke-10 di Batavia.
jalan dari pintu besar utara ke arah Hayam wuruk/ Gajah mada, (dahulu Binnen Nieuwpoort Street ke arah Molenvliet), terdapat Nederlandsch Indische Escompto Maatchappij yang didirikan pada tahun 1857 kemudian dinasionalisasi menjadi Bank Dagang Negara pada tahun 1960. singkatnya biasa disebut Eskomto dan berada di dekat Museum Sejarah DKI (Museum Fatahillah). Konon eskomto merupakan salah satu bank tertua dan terbesar kedua di indonesia setelah De Javasche Bank (skr Bank Indonesia).Molenvliet adalah kanal kecil yang dibangun oleh Capitein der Chinesen Phoa Beng Gam pada tahun 1848.


Situasi Harmoni di abad 19 awal.
Gedung Arsip Nasional di tahun 2007.
Bandar Jakarta di medio abad 20.
Mercusuar Batavia di tahun 2007. 